Rantaunews.com, SOLO — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Solo menyatakan dukungan penuh terhadap penunjukan Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Gerindra meyakini Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan semakin baik di bawah kepemimpinannya.
Ketua DPC Partai Gerindra Kota Solo, Ardianto Kuswinarno, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Presiden Prabowo Subianto kepada Sudaryono yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Pertanian (Wamentan).
“Selamat kepada Mas Sudaryono yang mengemban amanah sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Saya sebagai kader Partai Gerindra sangat bangga dan memberikan apresiasi yang luar biasa kepada Mas Sudaryono,” ujar Ardianto kepada wartawan, Kamis (23/7/2026).
Menurut Ardianto, jabatan Kepala BGN membawa tanggung jawab besar mengingat Program MBG menjadi salah satu program prioritas pemerintah sekaligus mendapat sorotan luas dari masyarakat.
Meski demikian, ia optimistis Sudaryono mampu menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul dalam pelaksanaan program tersebut.
“Tanggung jawab sebagai Kepala BGN sangat luar biasa berat melihat kemarin terpaan terhadap MBG sangat kencang. Tapi saya percaya Mas Sudaryono ditunjuk oleh Pak Presiden sebagai Kepala BGN pasti dapat menyelesaikan masalah-masalah yang ada,” katanya.
Ia menilai masih ada sejumlah aspek yang perlu dibenahi, mulai dari tata kelola program, transparansi pemenuhan gizi, hingga pengawasan agar tidak terjadi praktik jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Permasalahan di MBG ini, dengan dipegang Mas Sudaryono harus dibenahi satu per satu, dari yang terkecil hingga yang terbesar. Sistem yang dibangun di BGN atau MBG ini harus berjalan sesuai harapan Presiden. Karena program MBG ini tujuannya sangat mulia untuk memberikan gizi kepada anak-anak penerus bangsa,” ujarnya.
Menanggapi latar belakang pendidikan Sudaryono yang tidak berkaitan langsung dengan bidang gizi, Ardianto menilai hal tersebut bukan persoalan. Menurutnya, Sudaryono memiliki kemampuan memimpin dan dipercaya Presiden setelah mempelajari program MBG secara menyeluruh.
“Memang dari basic pendidikan tidak ada soal gizi, tapi beliau memahami dan mempelajari betul MBG ini. Makanya Mas Sudaryono membawa lima deputi yang sekarang baru semua. Saya yakin Pak Prabowo tidak akan memilih sosok sembarangan,” katanya.
Ardianto juga menyinggung rekam jejak Sudaryono sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah yang berhasil membawa Gerindra menjadi partai dengan perolehan suara terbesar kedua di provinsi tersebut.
“Di Jateng beliau turun di saat kritis. Setelah Partai Gerindra dipegang Mas Sudaryono langsung tancap gas dan bisa menunjukkan Partai Gerindra di Jateng menjadi nomor dua,” ujarnya.
Di akhir keterangannya, Ardianto mengingatkan seluruh kader dan pengurus Partai Gerindra agar tidak memanfaatkan nama Sudaryono untuk kepentingan pribadi, khususnya yang berkaitan dengan pelaksanaan Program MBG.
“Jangan sekali-kali pengurus memanfaatkan nama Mas Sudaryono untuk kepentingan pribadi tentang MBG. Kalau sedikit-sedikit membawa nama Mas Sudaryono, justru akan membawa dampak yang tidak baik bagi beliau maupun Partai Gerindra,” katanya.

Leave a Reply