Rantaunews.com, SOLO — Persiapan Persis Solo menghadapi kompetisi Liga 2 mulai menjadi sorotan suporter. Hal itu menyusul belum adanya kepastian terkait pelatih, pemain, maupun arah pembentukan tim, padahal kompetisi kasta kedua yang kini bernama Pegadaian Championship dijadwalkan bergulir pada pertengahan September 2026.
Menanggapi hal tersebut, Komisaris Persis, Aditya Rimbo, menyebut manajemen saat ini masih fokus melakukan pembenahan internal sebelum mempresentasikan kesiapan tim kepada publik.
Menurut Aditya, manajemen tengah bergerak menyusun kerangka tim untuk menghadapi musim baru. Salah satu fokus utama yang sedang dikerjakan ialah pembentukan Divisi Scouting dan Analis sebagai fondasi pengambilan keputusan dalam aspek teknis dan taktikal.
“Terima kasih untuk atensinya. Saat ini tim manajemen sedang bergerak untuk membentuk kerangka tim dengan fokus utama pembentukan Divisi Scouting dan Analis untuk dasar pergerakan manajemen dalam aspek taktikal,” ujar Aditya dalam keterangan tertulis yang diunggah di akun Instagram resmi klub pada Selasa (3/6/2026) malam.
Selain itu, manajemen juga sedang melakukan restrukturisasi internal berdasarkan hasil evaluasi performa tim pada musim lalu.
Fokus Benahi Struktur Internal
Aditya mengatakan pembenahan internal dilakukan secara paralel dengan penyusunan kerangka tim. Karena itu, manajemen belum banyak mempublikasikan aktivitas maupun perkembangan persiapan tim kepada publik.
Menurut dia, proses tersebut sudah berjalan sejak kompetisi memasuki masa jeda.
“Selain itu paralel kami juga sedang melakukan restrukturisasi untuk internal manajemen berdasarkan evaluasi performa,” katanya.
Aditya memastikan manajemen terbuka terhadap ajakan berdiskusi dari berbagai elemen suporter. Namun, pihaknya ingin terlebih dahulu menuntaskan penyusunan kerangka tim agar diskusi dapat berlangsung lebih terarah.
“Manajemen terbuka atas undangan untuk saling dengar, tapi izinkan kami mempersiapkan kerangka tim terlebih dahulu sebelum bisa mempresentasikan kesiapan ke rekan-rekan suporter agar bahasan diskusi lebih terstruktur dan lebih jelas arahnya,” ungkapnya.
Manajemen Minta Waktu Susun Kerangka Tim
Aditya juga meminta maaf karena hingga saat ini manajemen belum banyak mempublikasikan aktivitas persiapan tim.
Meski demikian, dia menegaskan berbagai pembenahan sudah dilakukan sejak kompetisi berakhir.
“Mohon maaf jika belum mempublikasikan aktivitas, tapi sejak libur kompetisi internal manajemen sudah melakukan pembenahan,” ujarnya.
Ke depan, Aditya berjanji akan berkoordinasi dengan berbagai elemen suporter untuk memaparkan perkembangan dan kesiapan Persis menghadapi kompetisi Liga 2.
“Ke depan, saya akan berkoordinasi dengan rekan-rekan elemen suporter untuk mempresentasikan kesiapan kami. Mohon dukungan dan doanya untuk kebanggaan kita semua musim ini,” kata Aditya, yang juga keponakan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Persis Solo harus menerima kenyataan pahit turun ke Liga 2 pada musim depan setelah gagal bertahan di kasta tertinggi sepak bola nasional.
Laskar Sambernyawa terdegradasi setelah finis di peringkat ke-16 klasemen akhir Liga 1 musim 2025/2026 dengan koleksi 34 poin dari 34 pertandingan.

Leave a Reply