Pasoepati Gempass Bersholawat di Alkid Solo, Gaungkan Persatuan Suporter

Pasoepati Gempass Bersholawat di Alkid Solo, Gaungkan Persatuan Suporter
Agenda Gempass Bersholawat di Alun-alun Kidul Keraton Solo, Sabtu (20/6/2026). (Daerah/Ahmad Kurnia)

Rantaunews.com, SOLO—Komunitas suporter Persis Solo, Pasoepati Gempass, kembali menggelar Gempass Bersholawat Jilid 2 di Alun-alun Kidul (Alkid) Keraton Solo, Sabtu (20/6/2026) malam. Kegiatan religius tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Pasoepati Gema Pasoepati Solo Sport (Gempass) Korwil Pasar Kliwon.

Agenda itu tidak hanya diikuti para suporter Persis Solo, tetapi juga masyarakat umum yang turut melantunkan selawat dan doa dalam suasana hangat serta khidmat.

Panitia mengklaim jumlah jamaah yang hadir melampaui target awal sekitar 5.000 orang. Pengajian yang menghadirkan Gus Iqdam dan Habib Zaidan bin Yahya itu disebut dihadiri belasan ribu jamaah.

Sejumlah tokoh juga tampak hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Wali Kota Solo, anggota DPRD Kota Solo, hingga Pakubuwono XIII.

Ketua Panitia sekaligus Penasihat Pasoepati Korwil Gempass Pasar Kliwon, Sapta OOK, mengatakan kegiatan itu sengaja digelar untuk mempererat persaudaraan di kalangan suporter Persis Solo.

Menurut dia, dinamika yang terjadi di kalangan suporter selama beberapa tahun terakhir tidak boleh menjadi alasan untuk terus terpecah. Momentum selawat diharapkan menjadi ruang untuk kembali merangkul seluruh elemen Pasoepati.

“Kami berharap komunitas-komunitas suporter bisa kembali kompak, tidak terpecah belah dan tidak lagi terkotak-kotak. Jangan ada lagi kubu kanan atau kiri. Pasoepati harus kembali bersatu, karena kita pernah besar dan jangan mudah terpecah lagi,” kata dia saat ditemui awak media.

Jadi Ruang Doa untuk Kebangkitan Persis Solo

Selain memperkuat persaudaraan, acara tersebut juga menjadi ruang doa bersama bagi perjalanan Persis Solo yang tengah berjuang kembali ke level tertinggi sepak bola nasional.

“Harapannya tentu lewat selawat ini kita berdoa agar Persis Solo bisa kembali bangkit dan kembali ke Liga 1,” tambahnya.

Sementara itu, Penasihat Hukum Pasoepati Gempass, BRM Kusumo Putro, menyampaikan syukur karena seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga selesai.

Ia menyebut antusiasme masyarakat yang mencapai belasan ribu hingga lebih dari 20.000 orang menjadi bukti bahwa kegiatan positif berbasis komunitas suporter mendapat sambutan luas dari masyarakat.

“Alhamdulillah acara berjalan sangat sukses dari awal sampai akhir. Kami tidak menduga jumlah yang hadir bisa lebih dari dua puluh ribu. Ini luar biasa dan semoga kegiatan seperti ini bisa menjadi inspirasi bagi komunitas suporter di daerah lain,” kata Kusumo.

Menurut dia, Gempass Bersholawat Jilid 2 menunjukkan bahwa dunia suporter terus berkembang. Tribun stadion bukan lagi satu-satunya ruang berkumpul. Melalui kegiatan keagamaan, para suporter menunjukkan wajah lain yang sarat nilai religius, persaudaraan, dan kepedulian sosial.

“Keberhasilan acara tidak lepas dari kerja keras panitia, dukungan masyarakat sekitar, serta sinergi berbagai pihak yang ikut mengamankan kegiatan. Terima kasih semuanya. Dan semoga ini bisa mempererat persaudaraan kita semua baik di Solo maupun sekitarnya,” tutupnya.

Leave a Reply