Rantaunews.com, KARANGANYAR — Warga di sekitar Pasar Nglano, Dusun Nglano Wetan, Desa Ngijo, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang ditemukan meninggal dunia, Selasa (8/9/2026) pagi.
Pria tersebut diketahui bernama Tri Joko Prasetiyono, 54, seorang purnawirawan TNI yang tinggal di Desa Kaling, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar. Korban ditemukan tergeletak di area pasar sekitar pukul 08.30 WIB.
Kasatreskrim Polres Karanganyar AKP Wikan Sri Kadiyono mengatakan korban kali pertama ditemukan oleh seorang saksi yang mengira pria tersebut sedang tertidur.
Namun, setelah dibangunkan dan dilakukan pengecekan, korban ternyata sudah tidak bernyawa.
Polsek Tasikmadu kemudian mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Petugas juga berkoordinasi dengan Puskesmas Tasikmadu serta Tim Inafis Polres Karanganyar untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Berdasarkan pemeriksaan petugas kesehatan Puskesmas Tasikmadu, Titus Endro Utomo, bersama Tim Inafis, kondisi korban menunjukkan sejumlah tanda yang mengindikasikan korban telah meninggal beberapa waktu sebelum ditemukan.
Di antaranya, telah terjadi kaku mayat pada sendi besar maupun sendi kecil. Selain itu, terdapat cairan yang keluar dari mulut dan hidung serta lebam mayat di bagian punggung dalam posisi korban terlentang.
Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan
Petugas juga menemukan kondisi kaki kanan korban memerah dan terdapat bekas yang berkaitan dengan penyakit diabetes.
“Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun perlawanan pada tubuh korban,” kata Wikan kepada Espos.
Wikan mengatakan pihak keluarga menyampaikan bahwa korban sebelumnya memiliki riwayat penyakit gula tinggi atau diabetes.
Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga. Keluarga menyatakan telah menerima kejadian tersebut dan membuat surat pernyataan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah.
Keluarga juga menyatakan akan segera memakamkan korban secara layak.
Meski demikian, pemeriksaan di lokasi tetap dilakukan secara menyeluruh oleh kepolisian bersama Tim Inafis dan petugas kesehatan untuk memastikan kondisi korban serta mengantisipasi adanya kemungkinan lain terkait kematian mendadak tersebut.

Leave a Reply