Legenda PSS dan PSIM Markus Fajar Listyantara Meninggal Dunia

Legenda PSS dan PSIM Markus Fajar Listyantara Meninggal Dunia
Legenda sepak bola Sleman Markus Fajar Listyantara meninggal dunia. Almarhum dikenal sebagai pelopor lemparan ke dalam jarak jauh di Indonesia. (Istimewa)

Rantaunews.com, SLEMAN — Dunia sepak bola Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berduka. Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta, Markus Fajar Listyantara, meninggal dunia setelah berjuang melawan sakit yang dideritanya.

Dilansir Harian Jogja, kabar duka tersebut disampaikan Bupati Sleman, Harda Kiswaya, melalui akun Instagram resminya, Sabtu (25/7/2026). Dalam unggahannya, Harda mengenang almarhum sebagai sosok yang mendedikasikan hidupnya untuk mengharumkan nama Sleman melalui sepak bola.

“Hari ini, lapangan hijau dan seluruh masyarakat Sleman diselimuti duka yang mendalam. Kita melepas salah satu putra terbaik, Markus Fajar Listyantara. Sosok legenda yang pernah mendedikasikan hidup, tenaga, dan cintanya untuk mengharumkan nama daerah,” tulis Harda.

Menurut Harda, sepak bola bukan sekadar olahraga bagi Markus Fajar, melainkan ruang untuk menanamkan nilai kesatria, loyalitas, dan kehormatan dalam setiap perjuangannya membela daerah.

“Setiap keringat dan jejak baktinya telah mengukir sejarah yang akan terus menginspirasi generasi muda Sleman dari masa ke masa,” lanjutnya.

Harda juga mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

“Selamat jalan, Legenda. Perjuangan, dedikasi, dan keteladananmu akan selalu hidup dan menyala dalam jiwa sepak bola Sleman,” tulisnya.

Hingga Sabtu pagi, ucapan belasungkawa terus mengalir dari masyarakat, insan sepak bola, serta suporter klub-klub di DIY.

Markus Fajar Listyantara dikenal sebagai salah satu pesepak bola terbaik yang dimiliki Sleman. Selain prestasinya di lapangan, ia dikenang karena loyalitas dan dedikasinya terhadap perkembangan sepak bola daerah.

Saat masih aktif bermain pada era 2000-an, pemain asal Kalasan, Sleman, itu dikenal sebagai pelopor spesialis lemparan ke dalam jarak jauh di sepak bola Indonesia. Jauh sebelum teknik lemparan roket menjadi populer, lemparan jauhnya kerap menjadi senjata andalan yang membahayakan pertahanan lawan.

Berasal dari keluarga sepak bola PS Kalasan, Markus Fajar juga pernah memperkuat Tim Nasional Indonesia U-23. Dalam perjalanan kariernya, ia menjadi salah satu dari sedikit pemain yang pernah membela dua klub besar DIY, yakni PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta. Selain itu, ia juga sempat memperkuat PPSM Magelang.

Dedikasi, loyalitas, dan semangat juang Markus Fajar Listyantara selama berkarier menjadikannya salah satu sosok yang akan selalu dikenang dalam sejarah sepak bola Sleman dan DIY.

Berita ini telah ditayangkan di Harian Jogja dengan judul “Kabar Duka, Legenda PSS dan PSIM Fajar Listyantara Meninggal Dunia”

Leave a Reply