Dosen TBI UIN Saizu Jadi Narasumber di NSPU Rusia, Perkuat Kolaborasi Global

Dosen TBI UIN Saizu Jadi Narasumber di NSPU Rusia, Perkuat Kolaborasi Global
Lima dosen TBI UIN Saizu dipercaya menjadi narasumber dalam program International Team Teaching yang diselenggarakan Fakultas Bahasa Asing, Novosibirsk State Pedagogical University (NSPU) Rusia. (Istimewa)

Rantaunews.com, PURWOKERTO-Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Lima dosen TBI UIN Saizu dipercaya menjadi narasumber dalam program International Team Teaching yang diselenggarakan Fakultas Bahasa Asing, Novosibirsk State Pedagogical University (NSPU) Rusia sepanjang Mei 2026.

Kegiatan berlangsung secara daring. Ini menjadi bagian dari upaya penguatan kerja sama akademik internasional sekaligus implementasi program internasionalisasi pendidikan tinggi yang terus dikembangkan UIN Saizu. Melalui forum ini, para dosen berbagi pengalaman, keahlian, dan praktik terbaik dalam bidang pengajaran Bahasa Inggris kepada mahasiswa serta sivitas akademika NSPU.

Rangkaian International Team Teaching dimulai pada 22 Mei 2026 dengan sesi yang dibawakan oleh Dr. Maulana Mualim. Dalam pemaparannya yang bertajuk Teachers’ Integration of New Technology into English Material Development, ia menjelaskan berbagai strategi pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan bahan ajar bahasa Inggris.

Materi tersebut menyoroti pentingnya integrasi teknologi dalam menciptakan pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era digital. Peserta juga memperoleh wawasan mengenai pemanfaatan berbagai platform dan aplikasi yang dapat mendukung proses pembelajaran bahasa Inggris abad ke-21.

Pada 25 Mei 2026, giliran Desi Wijayanti Ma’rufah yang berbagi pengetahuan melalui materi Teaching a Background of Study. Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mendalam mengenai teknik menyusun latar belakang penelitian yang sistematis dan argumentatif. Pembahasan mencakup identifikasi masalah penelitian, penyusunan kerangka berpikir, hingga strategi membangun urgensi penelitian yang relevan dan bernilai akademik.

Materi ini mendapat perhatian besar dari mahasiswa yang sedang mempersiapkan proposal penelitian maupun karya ilmiah sebagai bagian dari studi mereka. Program berlanjut pada 26 Mei 2026 dengan dua sesi berbeda yang membahas keterampilan penting dalam pembelajaran bahasa Inggris.

Pada sesi pertama, Benny Krisbiantoro menyampaikan materi How to Teach Speaking. Ia mengulas berbagai pendekatan dan strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris peserta didik.

Materi tersebut mencakup teknik membangun kepercayaan diri siswa, penerapan aktivitas komunikatif di kelas, hingga metode evaluasi yang dapat mendorong peningkatan keterampilan berbicara secara berkelanjutan.

Sementara itu, pada sesi berikutnya, Khairunnisa Dwinalida mempresentasikan topik Instructional Media for Teaching Vocabulary. Ia menekankan pentingnya penggunaan media pembelajaran kreatif dalam membantu siswa memperkaya kosakata bahasa Inggris.

Berbagai contoh media pembelajaran inovatif diperkenalkan untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, efektif, dan mampu meningkatkan daya serap peserta didik terhadap materi kosakata. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, pada 29 Mei 2026, Irra Wahidiyati menyampaikan materi Designing Speaking Assessment.

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan prinsip-prinsip penyusunan instrumen penilaian keterampilan berbicara yang valid, reliabel, dan selaras dengan tujuan pembelajaran. Materi ini memberikan wawasan penting mengenai bagaimana merancang asesmen yang mampu mengukur kemampuan komunikasi peserta didik secara objektif dan komprehensif.

Partisipasi dosen TBI UIN Saizu dalam program International Team Teaching menjadi bukti nyata komitmen kampus dalam memperluas jejaring akademik internasional. Melalui kegiatan ini, para dosen tidak hanya berbagi keilmuan dan pengalaman profesional, tetapi juga membangun kolaborasi yang lebih erat dengan institusi pendidikan luar negeri. 

Keterlibatan dalam forum internasional semacam ini dinilai strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat reputasi akademik institusi, serta membuka peluang kerja sama di bidang pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Program Studi Tadris Bahasa Inggris UIN Saizu berharap kolaborasi dengan NSPU Rusia dapat terus berlanjut dan berkembang pada masa mendatang. Kerja sama tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan bahasa Inggris di tingkat global sekaligus memperkuat posisi UIN Saizu sebagai perguruan tinggi yang aktif dalam jejaring akademik internasional. (NA)

Leave a Reply